TUJUAN HIDUP KITA ADALAH BERSIAP-SIAP UNTUK MATI

Posted: May 11, 2009 in Kristiani

1 Tes 4 : 14, “Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit , maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan bersama sama dengan Dia” Saat anda tiba-tiba mendengar salah satu dari anggota keluarga anda meninggal dunia, apa respon anda? Pasti langsung menangis kan. Itu wajar mengingat kita adalah manusia, dan Tuhan tidak pernah melarang itu. Orang yang selama ini bersama dengan kita, pergi untuk semantara. Tetapi Tuhan tidak ingin kita terlalu menangisinya hingga berlarut-larut. Kebanyakan orang menangisi sanak saudaranya yang meninggal hanya karena alasan duniawi, misalnya takut kebutuhan keluarga tidak akan terpenuhi karena yang meninggal mungkin selama ini sebagai tulang punggung perekonomian keluarga, karena ada ketakutan bahwa orang-orang disekelilingnya akan meremehkan dia, dan banyak alasan-alasan lain. Sebenarnya, saudara-saudaraku kalau kita pikir-pikir apakah tujuan hidup kita selama ini? Kalau saya mengatakan tujuan hidup kita adalah bersiap-siap untuk mati. Sebelum saya menerima berita keselamatan yang ada dibenak saya tujuan hidup saya hanyalah satu kelak nantinya akan menjadi orang kaya, dalam profesi apapun itu. Tetapi setelah saya mengenal Yesus dan menerimaNya, saya menyadari bahwa tujuan hidup saya adalah untuk melayaninya. Kalau kita dalami apalah tujuan Tuhan memberi kita hidup di dunia ini kalau harus mati juganya? Satu jawaban yang pasti; kita diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri kita untuk tinggal bersamaNya di Surga nanti. Terlalu dangkal pikiran kita kalau kita menyatakan bahwa tujuan hidup kita adalah ingin membahagiakan keluarga, ingin menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, ingin menjadi orang yang bakal menjadi sejarah dunia ini dan tujuan-tujuan hidup lainnya. Saya pernah dan selalu menanyakan hal ini apabila ada kawan yang terlalu takut terhadap masa depannya di dunia ini, hingga dia sangat sulit menyediakan waktunya untuk melayani Tuhan. Apa yang kau inginkan kelak setelah kamu menyelesaikan kuliahmu? “mendapat pekerjaan !?” setelah itu? “menjadi Manager !?” setelah itu? “menjadi Direktur !?” setelah itu? “kaya raya dan hidup senang bersama keluarga” setelah itu? “Mati dan masuk Surga !?” Tidak semudah itu saudara-saudara, kita tidak bisa mensetting kehidupan kita seenak itu. Dan satu hal yang pasti, yang akan menerima hidup kekal di Surga nanti hanyalah orang-orang yang percaya kepada Yesus. Kita boleh saja mengklaim bahwa kita percaya kepadaNya dan kita sudah selamat. Tetapi hanya Yesus yang tahu siapa yang betul-betul mempercayainya. Jikalau kita betul-betul percaya, mustahil kita bisa hidup senang seperti mimpi-mimpi di atas di dalam kondisi dunia sekarang ini. Orang-orang yang percaya akan menderita dalam dunia ini dan banyak masalah yang menjadi bebannya seperti halnya Dia yang kita percayai menderita dalam dunia ini. Kita harus menyangkal diri , memikul salib dan mengikut Dia dan itu semua tidak mudah. Dan juga akan timbul dalam hati kita keinginan untuk mengabarkan keselamatan itu keseluruh dunia, itu pasti , sebagai dorongan dari hati-hati yang dipenuhi Roh. Dan akan banyak kusa-kuasa iblis yang akan menghalangi kita. Oleh karena itu saudara-saudaraku mari kita persiapkan diri kita untuk kelak bersama-sama dengan Dia. Berikan waktumu untuk melayaninya dan lupakan mimpi-mimpi duniamu yang membuatmu menomorduakan Dia. Apa yang akan kita jawab apabila Dia bertanya kepada kita saat kita mati nanti? “Karena aku mempercayaimu..” betulkah kita sudah percaya !? Syaloom…………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s