Kadang-Kadang Cinta Nggak Butuh Perasaan

Posted: May 4, 2009 in Uncategorized

Mei, 2009. Oleh : Ganda
Semalam aku nonton sebuah program TV Swasta, nama programnya “Termehek-mehek”. Kisah yang smalam mencerikan seorang cewek yang ingin minta maaf kepada cowoknya karena ia pergi tanpa pesan sedikitpun.
love-wallpaper262
Cewek itu ingin menjelaskan bahwa ia meninggalkan cowoknya(sebut saja Budi) karena ia diponis dokter MANDUL. Dari mimik wajahnya aku melihat bahwa cewek itu ingin membenarkan apa yang telah ia lakukan dengan Budi. Kalau kita pikir-pikir memang itu wajar karena ia ingin menjaga perasaan Budi, Tapi sebenarnya itu tidaklah benar. Si cewek tidak tahu apa yang terjadi dengan si cowok setelah dia tinggalkan. Dan ternyata setelah ia meninggalkan Budi banyak hal yang telah terjadi, Budi stress, mabuk-mabukan, maen judi hingga semua uang orangtuanya habis untuk membayar utang-utangnya. Keluarga budi yang dulunya mapan sekarang hanya bisa tinggal di sebuah rumah kecil di perkampungan kumuh. Dan nggak cukup sampai di situ, si Budi kecelakaan dan ia akhirnya tidak bisa mendengar(Tuli seumur hidup), coba anda bayangkan kalau anda di posisi cewek tadi. Masih mampukah anda menatap Budi dengan membawa alasan mandul, Seorang cewek yang dulunya paling berarti bagi Budi berubah menjadi malapetaka. Kawan-kawan mungkin ada yang beranggapan itu bukan salah si cewek, karna kan bukan dia yang nyuruh si Budi mabuk-mabukan, maen judi, dsb. Tapi satu hal yang perlu kita ketahui, Cinta itu kadang-kadang tak kenal logika, maka dari itu setiap anda memutuskan jadian dengan seseorang , sebelumnya anda harus sudah benar-benar meyakini bahwa dialah tujuan anda, bila hanya karena motivasi lain misalnya : coba-coba, harap jangan anda lakukan. Karena apabila anda di posisi cewek tadi, apa yang mau anda katakan? Dosa besar telah anda lakukan
Dan apabila ada masalah ceritakan langsung kepada pasangan anda, jangan ada pikiran menjaga perasaan. itulah yang terjadi di atas, dia terlalu menjaga perasaan, tapi apa yang terjadi…? karena pikiran menjaga perasaan itu, malah sebaliknya yang terjadi, perasaan budi hancur dan bukan hanya itu, keluarganya, karirnya dan bahkan fisiknya.
Untuk itu bijaklah dalam MEMAKNAI CINTA

Comments
  1. lina says:

    sedih juga…!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s